Kategori
Edukasi Kesehatan

Perlunya Produk Nutraceutical

Produk NUTRACEUTICAL adalah Produk Ekstraksi bahan alamiah sehingga didapatkan bahan-bahan yang benar-benar diperlukan untuk suatu Manfaat yang spesifik. Istilah NUTRACEUTICAL berasal dari kata Nutrisi dan Farmasi, jadi dihasilkanlah produk Nutrisi yang akan menjadi makanan bagi tubuh kita dengan khasiat spesifik seperti obat yang dihasilkan industri Farmasi. Keunggulannya adalah Nilai Keamanan dari Produk dan khasiatnya yang lebih nyata.

Sebagai contoh, dari Kantong Telur Ikan Salmon, para pakar menemukan suatu Peptida yang berkhasiat mengaktivasi Stem Cells sehingga dapat meningkatkan daya Regenerasi sel, yang selanjutnya dapat memulihkan kerusakan Jaringan dan kerusakan Organ.  Peptida ini dijuluki Salmon Ovary Peptide, disingkat SOP.

Dari selaput yang membungkus Biji Tomat matang pilihan, mereka mengekstraksi komponen yang diberi nama patent Fruitflow yang berkhasiat anti-agregasi, melancarkan aliran darah.

Dari otot daging ikan Sardine, mereka mengekstrak suatu Peptida yang berkhasiat menetralisir Angiotensin sehingga mampu menormalisir tekanan darah yang naik karena efek Angiotensin yang dikeluarkan Ginjal.

Ketiga ekstraksi tersebut disatukan di dalam produk yang bernama SUBARASHI dari Pabrik Farmasi AFC Jepang.

Masih banyak lagi produk-produk masa kini yang dibuat dari bahan ekstrak nutrisi alamiah, sehingga aman digunakan dan sekuat efek obat Farmasi.

Subarashi mengandung:

  • Peptida Salmon Ovary
  • Peptida Kulit Biji Tomat
  • Peptida Otot ikan Sarden

Khasiat Produk:

  • Meregenerasi Sel
  • Melancarkan Darah
  • Menormalisir Tekanan Darah
Kategori
Edukasi Kesehatan

Cholesterol itu MUSUH?

Gambar di atas ini mungkin yang sering anda lihat kalau membahas tentang Kolesterol yang dapat membuat pembuluh darah tertutup Plaque (Plak). Jarang ada yang membahas MANFAAT KOLESTEROL bagi tubuh.

Kolesterol juga diproduksi oleh badan sendiri terutama untuk bahan baku membuat Hormon seperti Testosteron, Estrogen dan Progesteron, juga hormon Kortikosteroid seperti Kortisol dan Aldosteron.

Kolesterol juga merupakan bagian dari proses pembuatan vitamin D di kulit sewaktu kita berjemur matahari. Ia juga merupakan bagian pembetukan asam Empedu yang bermanfaat membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak di dalam usus.

Kolesterol membantu menjaga kekuatan dan fleksibilitas membran sel supaya fungsi sel-sel berjalan optimal. Termasuk di sini membran sel saraf/neuron sehingga transimisi sinyal bisa berjalan dengan optimal. Kolesterol membantu pembentukan dan pemeliharaan Myelin, yaitu lapisan lemak yang melapisi Akson neuron, yang berperan sebagai isolator sehingga dapat mempercepat penghantaran impuls listrik. Bila myelin ini rusak, aliran listrik sistem saraf akan terganggu. Bukan hanya pada myelin sepanjang ‘kabel listrik’ persarafan, Kolesterol juga berperan pada Sinaptogenesis, yaitu pembentukan koneksi antar Neuron yang merupakan penghubung antara satu neuron dengan neuron lainnya. Dengan kecukupan kolesterol di dalam tubuh, proses signaling seluler dapat bekerja dengan optimal.

Kolesterol juga membantu melindungi sel saraf dari kerusakan akibat Stres Oksidatif akibat proses metabolisme yang mengeluarkan radikal bebas, ataupun stres mental yang berkepanjangan.

Kolesterol baru dikhawatirkan menjadi masalah bila nilai kolesterol total terlalu tinggi, khususnya bila LDL melebihi 190 mg/dL, apalagi bila disertai kondisi Gula darah tinggi dan hipertensi.

Manajemen Kolesterol tidak bisa lepas dari Gaya Hidup Sehat. Jangan langsung melibatkan obat-obat farmasi penurun kolesterol karena efek samping obat Statin, misalnya, dapat membuat CoQ10 yang berperan melindungi Jantung ikut berkurang, serta jangka panjang dapat berpengaruh pada penurunan fungsi Otak juga.

Probiotik ternyata mempunyai peranan penting pada metabolisme Kolesterol di usus, sehingga patut dipertimbangkan menambahkan Probiotik pada kondisi yang menunjukkan adanya masalah di pencernaan, berupa gangguan Lambung dan Usus.

Dengan memastikan kecukupan Probiotik, bukan hanya membantu metabolisme Kolesterol, namun juga memperbaiki saluran cerna dari peluang kebocoran dinding usus yang menyebabkan leaky gut syndrome, yang disoroti berperanan pada penyakit Autoimun.

Mulailah memiliki Mindset Pengobatan PENCEGAHAN, bukan Pengobatan setelah muncul penyakit dengan segala komplikasinya.

Kategori
Edukasi Kesehatan

Asam Urat dan Masalahnya

Apakah Asam Urat itu?

Asam Urat adalah produk sisa Metabolisme dari Protein dari jenis PURIN. Bila sejak usia muda kadar Asam Urat di darah sudah tinggi, kemungkinan ada faktor genetik yang mengganggu proses metabolisme Purin. Bila setelah usia dewasa baru ada kenaikan kadar Asam Urat, perlu dipikirkan kemungkinan berikut ini:

  1. Diet Makanan yang mengandung Purin Tinggi dalam waktu lama.
  2. Kerusakan sel dalam jumlah besar sehingga menimbun Asam Urat di dalam Darah; misalnya pada kondisi Leukemia, Polycytaemia, Kanker lain-lain, Keracunan Timbal.
  3. Penurunan Fungsi Ginjal dalam membuang Asam Urat yang berlebih.

Disebut kadarnya tinggi bila kadar Asam Urat di darah melebihi 7 mg/dl pada Pria, atau lebih dari 6 mg/dl pada Wanita. 

Asam Urat baru disadari meningkat bila menimbulkan serangan nyeri sendi, sehubungan dengan kristal tajam yang menyebabkan peradangan sendi-sendi yang begitu menyakitkan, yang dikenal sebagai penyakit Arthritis Gout (Pirai Sendi).

Jadi tidak semua kondisi Asam Urat tinggi menimbulkan serangan Gout. Kondisi radang sendi itu baru terjadi bila Asam Urat yang beredar mengkristal di sendi-sendi. Selain bentuk serangan radang sendi yang akut (mendadak), bisa juga terjadi penumpukan kristal sedikit demi sedikit sehingga membentuk benjolan-benjolan di daun Telinga, kulit dan sendi-sendi kecil yang disebut Tophi.

Pencetus terjadinya peradangan akut bisa berupa:

  • Tekanan pada persendian kaki, misalnya karena menggunakan sepatu sempit
  • Trauma lokal
  • Perubahan suhu mendadak misalnya karena terkena air yang dingin sekali
  • Perubahan pH darah menjadi Asam
  • Bisa juga karena kondisi kelelahan atau kondisi stres emosional.

Kondisi Asam Urat tinggi jangka panjang bisa menyebabkan penumpukan kristal di Ginjal, membentuk batu Ginjal, atau menyebabkan perlukaan saringan Ginjal sehingga urinnya berdarah, hal mana lama kelamaan dapat menyebabkan penurunan fungsi Ginjal sampai terjadi Gagal Ginjal.

Untuk mencegah terjadinya perburukan, perlulah diambil langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

  • Diet Rendah Purin
  • Minum Air Putih dalam jumlah cukup dan teratur setiap 2 jam
  • Turunkan berat badan berlebih
  • Konsumsi makanan yang membuat pH darah Alkalin
  • Makan obat penurun Asam Urat bila kadarnya jauh melampaui batas normal, sambil memperbaiki gaya hidupnya.

Jangan mudah mengkonsumsi Obat anti radang sendi karena efek samping yang tidak baik bagi kesehatan Ginjal. Kombinasi Asam urat kronis + obat rematik mempercepat kerusakan Ginjal.

 

Kategori
Edukasi Kesehatan

Vertigo

Setelah terbiasa dengan menggunakan istilah yang benar, maka kita tidak rancu lagi membedakan antara Nyeri Kepala dan Vertigo. Vertigo adalah Sensasi rasa berputar, baik melihat benda-benda di sekitar bergerak memutari kita, atau sensasi badan ini terasa bergerak berputar bila maya dipejamkan.

Dibedakan 2 macam Vertigo:

1. Vertigo Sentral, berupa sensasi badan bergerak bila mata dipejamkan, sensasi bergerak itu akan berkurang bila Mata dibuka. Rasa pusing berputar ini biasanya ringa, tidak sampai menimbulkan rasa mual dan muntah-muntah. Mungkin juga disertai sensasi rasa kesemutan atau baal di area muka, sekitar mulut. Vertigo Sentral berarti gangguan terjadi di area Otak, tempat Nucleus Vestibularis berada. Kondisi ini dapat menjadi bagian dari gangguan di Otak seperti Stroke wilayah Otak belakang, atau adanya tumor di wilayah Otak belakang.

2. Vertigo Perifer, atau yang terkenal dengan singkatan BPPV (Benign Peripheral Positional Vertigo), sensasi vertigo yang muncul pada Perubahan Posisi Kepala, misalnya saat duduk dari posisi tidur, atau sebaliknya saat berbaring dari posisi duduk, bisa juga saat bergerak menoleh ke satu sisi. Gangguannya biasanya ada di dalam Telinga, tepatnya di dalam Rumah Siput / Canalis Semicircularis, di mana terjadi pelepasan kristal di dalam cairan rumah siput yang menggelinding pada saat kepala berubah posisi, dan merangsang rambut getar di dalamnya yang akan memberi sensasi rasa bergerak/berputar.

Untuk Vertigo Sentral, perlu memastikan penyebab di dalam Otak melalui pemeriksaan MRI Kepala. Bila terjadi suatu stroke penyumbatan, maka terapi diarahkan untuk menambah suplai darah ke lokasi Otak belakang, antara lain dengan memberikan pengencer darah.

Untuk Vertigo Perifer, pemeriksaan dilakukan oleh ahli THT untuk memastikan di mana gangguannya; apakah di rumah siput (cochlea) atau di saraf vestibularis yan g menghubungkan Rumah Siput dan Otak. Umumnya diberikan obat-obat vertigo yang bekerja menekan sensasi berputar. Terapi yang lebih ke akar masalah adalah dengan melakukan Perasat Epley (Epley Maneuver). Bila vertigo berlangsung kronis, hilang-timbul, perlu melakukan latihan senam vertigo yang ditargetkan meningkatkan daya adaptasi Otak untuk lebih menstabilkan diri, seperti halnya orang yang berlatih putaran tari ballet lama kelamaan tidak lagi merasa pusing.

Kategori
Edukasi Kesehatan

Pusing, Vertigo, Nyeri

Seringkali terjadi orang bertanya dengan pemahaman kata yang berbeda dengan yang dipahami oleh sang Penerima Pesan. Istilah “Sakit Kepala” yang disampaikan seseorang bisa dimaksudkan sebagai Nyeri, atau mungkin maksudnya semacam rasa melayang, kosong kepalanya, atau mungkin juga maksudnya Rasa Pusing Berputar tujuh Keliling.

Bila Pemahaman berbeda, Asumsi Diagnosis juga akan berbeda, Maka Nasihat penyembuhannya juga akan menjadi ngawur. Karena itu perlu lebih dahulu menyamakan Persepsi atas berbagai istilah di atas.

“Sakit” kepala dapat diartikan sebagai rasa tidak nyaman yang umum (Headache, Head Discomfort) yang dapat diakibatkan aneka kelompok penyebab. 

“Nyeri” kepala dapat diartikan sebagai keluhan yang lebih spesifik berupa gangguan rasa Nyeri; bisa nyeri tajam, nyeri tumpul, nyeri rasa diikat kuat, nyeri rasa dipukul-pukul, nyeri berdenyut. Dalam bahasa Inggris akan disebut sebagai Painful Headache.

“Pusing” kepala dapat diartikan sebagai rasa ringan kepalanya, rasa melayang, rasa oleng seperti saat naik Lift. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Dizzy.

Pusing Berputar tujuh keliling dapat dirasakan sebagai sensasi benda-benda yang dilihat tampak bergerak, atau bila ybs memejamkan matanya, ia merasa tubuhnya bergerak berputar. Biasanya ada rasa mual sampai muntah yang menyertai keluhan ini. Sensasi ini yang disebut dengan istilah Vertigo.

Setiap istilah di atas akan memiliki Diagnosis banding masing-masing. Jadi bila istilahnya sudah salah diartikan, maka Diagnosis bandingnya juga akan salah semua.

Jadi pastikanlah anda menyampaikan keluhan yang tepat. Lebih baik digambarkan sifat gangguan atau rasa tidak nyaman itu seperti apa. Tambahkan juga keterangan Sakitnya sudah berapa lama, apa yang biasanya menjadi pencetus munculnya gangguan, apa yang memperberat gejala, apa yang meringankan gejala, obat apa yang sudah dikonsumsi, bagaimana respon nya terhadap obat.

Kategori
Edukasi Kesehatan

Calcium-Magnesium-Vit D untuk Tulang

Kita sudah mengenal bahwa Tulang kita membutuhkan Kalsium (Ca) supaya strukturnya kuat, kokoh. Selain Kalsium dibutuhkan juga sejumlah mineral dan vitamin lainnya, khususnya Magnesium (Mg) dan Vit D3. Ketiganya berhubungan erat dalam metabolisme mulai dari Penyerapan Kalsium di usus, sampai pada masuknya mineral tsb ke dalam tulang. Selain Tulang, kinerja Otot juga dipengaruhi oleh pasangan Ca-Mg ini supaya tidak terjadi keram Otot. Idealnya dengan perbandingan Ca:Mg dengan proporsi 2:1. Bila dikonsumsi dosis tinggi, disarankan keduanya dipisahkan, Calcium di pagi hari dan Magnesium di malam hari. Namun karena di dalam makanan juga terkandung kedua mineral ini, maka keduanya bisa dicampurkan juga. Kebutuhan harian Ca 1000 mg dan Mg 500 mg. Sebagian besar hendaknya didapatkan dari makanan alamiah spt Bayam, Kale, Collard, Brocolli, sayuran hijau lainnya, dan biji-bijian seperti Almond, Chia seeds.

 

Vit D3 digunakan satuan IU dan mcg. 1 mcg setara dengan 40 IU. setidaknya dibutuhkan 600 IU vit D3 per hari. Pada orang muda vit D3 bisa dibentuk di kulit dengan bantuan sinar Matahari, namun pada orangtua, produksi tsb menurun sehingga diperlukan asupan dari makanan.

Kategori
Edukasi Kesehatan

Tumor Pankreas

Pada umumnya awam mengenal Pankreas sebagai Pabrik Insulin yang dihasilkan oleh kelompok sel Endokrin, padahal Pankreas juga mempunyai peran sebagai kelenjar Eksokrin penghasil aneka Enzym pencernaan seperti Lipase untuk mencerna Lemak, Protease (terutama Trypsin, Chymotrypsin) untuk mencerna Protein, dan Amylase untuk mencerna Karbohidrat.  Sebagaimana organ lainnya, Pankreas juga dapat mengalami mutasi sel yang berpotensi menjadi Tumor, lalu menjadi Prekanker dan bila dibiarkan akan menjadi Kanker Pankreas. Sebagian besar kanker Pankreas berjenis Adenokarsinoma pada jaringan eksokrin, dan sebagian kecil berjenis Neuroendokrin tumor. Kedua jenis tumor/kanker Pankreas ini memiliki gambaran klinis, tes lab dan cara pengobatan yang berbeda. Bila ditemukan gejala dan tanda tumor Pankreas, selanjutnya akan ditentukan stadiumnya: 

Stadium 0, Tis (Tumor masih di lapisan teratas saluran pankreas).

Stadium IA, T1 (Tumor terbatas di Pankreas, berukuran < 2cm.

Stadium IB, T2 (Tumor berukuran 2-4 cm).

Stadium IIA, T3 (Tumor > 4cm).

Stadium IIB:

T1-N1 (Tumor < 2 cm, namun ada penyebaran ke 1-3 kelenjar getah bening (KGB) di sekitarnya. 

T2-N1 (Tumor 2-4 cm dan telah menyebar di 1-3 KGB sekitar. 

T3-N1 (Tumor berukuran > 4cm dan menyebar di 1-3 KGB sekitar). 

Stadium III:

T1-N2 (Tumor <2 cm namun sudah menyebar ke >4 KGB sekitar. 

T2-N2 (Tumor 2-4 cm dan telah menyebar ke >4 KGB sekitar. 

T3-N2 (Tumor >4 cm dan telah menyebar ke >4 KGB sekitarnya). 

T4-N berapa saja (Tumor telah tumbuh melewati Pankreas dan memasuki pembuluh darah utama di dekatnya). 

Stadium IV, T berapa saja, N berapa saja, M1 (Kanker telah menyebar ke organ jauh seperti Liver, Peritoneum, Paru, Tulang.

Intervensi Pengobatan tidak hanya ditentukan oleh ukuran tumor, banyaknya KGB yang terkena, dan metastasis yang terjadi, melainkan juga pada kondisi grade kankernya (grade I gambaran sel kanker masih menyerupai jaringan normal, grade III gambaran sel kanker tampak sekali sangat abnormal, grade II berada di tengah-tengah kedua grade tsb. Masih ada pula penilaian dari ahli bedah, apakah tumornya mungkin diangkat atau tidak mungkin lagi diangkat. 

Apapun kondisinya, kesehatan sel yang masih normal perlu diperbaiki supaya mampu melawan kondisi toksik yang ditimbulkan sel-sel kanker. Secara umum didapatkan sel-sel kanker akan makin merajalela bila kondisi sekelilingnya sbb:

1. Nutrisi buruk

2. Oksigenasi buruk

3. Radikal Bebas banyak

4. pH asam

5. Bio-energi selular rendah

Jadi perlu perbaikan: Nutrisi yang kaya juga dengan Antioksidan, mampu melancarkan darah, bersifat Alkalin dan mampu meningkatkan bioenergi selular. Sayuran, Buah-buahan wajib sifatnya, ditambah dengan aneka suplemen yang bisa membantu terciptanya kondisi ideal tsb. Suplemen Subarashi dapat membantu Regenerasi sel sehat, melawan hiperagregasi Trombosit yang sering terjadi pada pasien kanker, sehingga darah lebih lancar menghantar nutri dan oksigen ke jaringan. Bio-energi dapat dibantu naik dengan melakukan terapi dengan energi Terahertz. Menggunakan Tumblr 7-Wonders yang menciptakan air minum hidrogen dan alkalin dapat pula membantu perbaikan lingkungan sel. Radikal bebas juga dapat dilawan dengan meningkatkan Glutathione dalam tubuh dengan bantuan Patch Glutathione.

Terapi Holistik jelas diperlukan melawan kondisi sakit kanker, karena kanker dapat subur bila kondisi tubuh jelek.

Kategori
Edukasi Kesehatan

ITP (Immune Thrombocytopenic Purpura)

ITP dahulu dikenal sebagai IDIOPATHIC (~ penyebab tidak diketahui) Thrombocytopenic Purpura (bercak perdarahan di bawah kulit akibat menurunnya jumlah Trombosit). Namun sekarang dikenal dengan nama Immune Thrombocytopenia karena fokusnya pada gangguan auto-immune yang merusak Trombosit sehingga terjadi penurunan jumlah Trombosit yang ada di darah. Dampaknya adalah dapat terjadi perdarahan spontan yang tampak di bawah kulit, yang jaman dahulu di masyarakat umum dijuluki penyakit ‘dijilat setan’ karena saat bangun tidur ditemukan kebiruan tanpa didahului trauma benturan apapun. 

Sekarang telah ditemukan penyakit ini ada kaitan dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menjadi kacau, salah mengenali Trombosit sendiri sebagai benda asing yang mesti diserang (~ auto-immune). Dan sama seperti penyakit auto-immune lainnya, obat andalah adalah Kortikosteroid, bila gagal diberikan obat penekan kekebalan tubuh yang biasanya ada pada sejumlah obat anti-kanker, atau bila tetap gagal dilakukan operasi mengangkat Limpa yang biasa bertugas memusnahkan darah tua untuk didaur ulang membuat darah baru.

Penyebab terkait bisa karena pernah mengalami suatu infeksi di mana kuman penyebabnya memiliki kemiripan antigen dengan trombosit, atau suatu peradangan kronis seperti penyakit rematik, kanker, yang antigennya memiliki kesamaan dengan yang ada pada Trombosit. Apapun penyebabnya, berdampak pada terbentuknya Antibodi yang menyerang Trombosit sendiri. Berita baiknya adalah pada sebagian penderita, penyakit ini dapat pulih sendiri, sepertinya permusuhan dengan Trombosit tubuh sendiri bisa diperdamaikan dan kondisi menjadi normal kembali. 

Penelitian membuktikan ada pengaruh Radikal bebas pada patofisiologi penyakit ITP, dan dengan menambahkan Antioksidan pada terapi standar dengan Kortikosteorid didapatkan hasil yang lebih baik dan stabil. Jadi apapun terapi yang menjadi pilihan, kita perlu menambahkan antioksidan dan juga memperbaiki gaya hidup sehat yang mengurangi jumlah radikal bebas yang beredar di dalam tubuh. 

Salah satu Antioksidan alamiah yang diproduksi di dalam tubuh kita adalah Glutathione yang banyak diproduksi di Organ Liver. Salah satu cara meningkatkan produksi Glutathione alamiah ini adalah dengan menempelkan Patch Glutathione yang dapat meningkatkan produksi sampai 300%.

Penyakit Auto-imun seringkali juga berhubungan dengan tingkat stress penderita, dan berhubungan juga dengan keseimbangan Flora normal di Usus. Kelemahan sinyal saraf Vagus diketahui dapat menyebabkan gangguan keseimbangan di berbagai sistem organ, sehingga sekarang banyak upaya diarahkan untuk memperkuat sinyal saraf Vagus ini. Relaksasi, Meditasi, Massage, Akupunktur di area Leher-Bahu dapat memperbaiki sinyal saraf Vagus tersebut.

Pendek kata, kita sudah mesti merawat keseluruhan tubuh kita secara Holistik, tidak dapat lagi hanya mengandalkan obat-obat atau operasi yang dampaknya tidak langgeng.

Kategori
Edukasi Kesehatan

Perihal Donor Darah

Seorang teman saya menceritakan kalau ia ditolak untuk mendonorkan darahnya kali ini karena masih ada batuk-batuk. Saya katakan, “Ya wajarlah, kamu sendiri sedang membutuhkan darah untuk memulihkan diri sehingga tidak diijinkan donor darah dulu.”  Teman saya menjawab: “Ada yang bilang justru perlu donorkan darah untuk membuang darah kotor dan dibuat lagi darah yang baru dan segar. Kalau saya habis donor darah, beneran rasanya tubuh lebih sehat.”  Saya terperangah dengan konsep seperti itu. Spontan saya katakan: “Kalau demikian, kamu memberikan sampah kepada para penerima darah dong?”

Rupanya banyak orang melakukan donor darah karena ia merasa lebih segar setelahnya dan menganggap kalau darah yang ia keluarkan itu sebagai “darah kotor”. Sesungguhnya membuat sel darah merah itu bukanlah hal sederhana. Ada proses yang rumit melibatkan sumsum tulang, hormon Erythropoietin dari ginjal untuk menstimulasi pabrik sel darah merah menghasilkan sel darah merah yang baru, belum lagi melibatkan sistem pencernaan dalam menyediakan bahan baku membuat sel darah merah seperti Protein, zat besi, bahan perantara seperti Transferin, Ferritin, dll. Jadi jauh kiranya kalau melihat darah itu sebagai bahan sampah yang mesti dibuang. Bagi orang normal saja darah itu begitu berharga, apalagi bagi orang yang mengalami banyak perdarahan sehingga perlu donasi darah dari luar tubuhnya. 

Pada setiap donasi darah, bagi Pria dibutuhkan 12 minggu jeda untuk donasi berikutnya, dan bagi Wanita perlu jeda 16 minggu, supaya kadar Hemoglobin tidak sampai turun. Sekali lagi, Darah itu begitu berharga, jangan dibuang-buang begitu saja (termasuk oleh mereka yang menganut teknik terapi “keluarkan darah kotor dengan sayatan, supaya penyakit aneka penyakit jadi sembuh”)

Perihal “darah kotor”, Tubuh kita memiliki sistem tersendiri untuk membersihkan darah yang melibatkan organ-organ detox seperti Limpa, Hati, Ginjal, Paru, Kulit. Kalau semua organ tersebut berperan dengan baik, kita tidak perlu khawatir darah kita kotor dan kita menjadi keracunan darah. Jadi jauhkanlah pikiran bahwa Donor darah merupakan suatu cara membersihkan darah lewat pembuangan darah kotor. 

Dukunglah kesehatan darah kita dengan mengkonsumsi Makanan segar alamiah yang kaya Nutrisi, kaya Antioksidan, jauhkanlah bahan-bahan kimiawi pewarna, pengawet, perasa buatan, jangan menjadi pecandu obat (sedikit-sedikit telan obat pereda gejala belaka), cukupkan air minum untuk membantu Ginjal membersihkan kotoran, cukupkan serat untuk membantu Usus membersihkan diri. Hentikan racun yang dengan sengaja dimasukkan ke dalam tubuh demi kenikmatan sesaat, seperti Asap Rokok, Alkohol, makanan buatan pabrik yang tidak ada nilai gizinya.

Sehatkan Diri sendiri, supaya bisa menolong orang lain lagi!

Kategori
Edukasi Kesehatan

Gangguan Lambung

Banyak sekali orang yang saya jumpai mengeluhkan gangguan Lambung, sampai terkesan kalau ybs adalah Pakar Penderita Sakit Maag, karena ia kenal semua obat-obat Maag yang digunakan dokter. Ada juga yang merasa sakit Maag memang sudah menjadi nasibnya, “saya sudah biasa kumat Maagnya, nanti juga hilang sendiri”.

Mohon Maaf kalau saya sering menegor mereka yang sakit Maag sebagai “Sakit buatan sendiri”, mari kita simak bagaimana seseorang bisa sakit Maag.

Maag bertugas mencerna makanan secara kimiawi lewat kandungan Asam Lambung dan enzym pencernaan spt Pepsin, Gastridin. Mencerna secara Mekanik menjadi tanggung jawab Rongga mulut kita yang Tuhan tanami Gigi-geligi untuk memotong, menggiling makanan sampai cukup halus untuk diteruskan ke Lambung saat kita menelan. Nah di sinilah Masalah mulai terjadi. Banyak orang makan terburu-buru, makan sambil baca HP, makan sambil mengobrol, sehingga Makanan hanya sekedarnya dikunyah, lalu ditelan. Lambung yang tidak mempunyai Gigi-geligi disuruh melanjutkan makanan yang masih kasar itu. Tentulah dibutuhkan waktu lebih lama makanan mampir di Lambung untuk dicerna sampai halus.

Makanan yang mampir lama di Lambung akan menimbulkan Gas lebih banyak. Kalau orang banyak bertahak sesudah makan, itu tanda gasnya berlebihan tersimpan di Lambung. Makanan yang banyak + Gas Lambung + minum banyak air saat makan, membuat volume Lambung mekar melebihi normalnya, sehingga daya cerna lewat Peristaltik Lambung akan menurun. Hal ini menambah beban kerja Lambung bertambah berat.

Dari gambaran di atas, kita mestinya mulai memahami betapa Lambung kita tersiksa karena kesalahan cara makan kita. Masalah ini masih terus ditambah lagi dengan cara kita menangani gangguan Maag yang ada seperti rasa panas, nyeri/perih lambung. Kita memberi label gangguan tersebut sebagai “Kelebihan Asam Lambung”, sehingga mulailah Asam Lambung dijadikan Musuh. Kita memperlakukan sang musuh itu dengan Menetralisir asam lambung dengan obat Antasida. Awalnya obat antasida terasa bekerja dengan baik karena Maag menjadi Adem. Namun Maag kita memang Tuhan rancang pH nya harus asam supaya bisa mencerna Protein dan membuat bakteri tidak bisa lewat memasuki Usus. Karena obat Antasida membuat pH naik, tubuh akan membuat produksi Asam Lambung lebih banyak supaya pH Lambung kembali asam sebagaimana mestinya. Kita meningkatkan konsumsi obat yang lebih keras yang dikenal sebagai Proton Pump Inhibitor (PPI) yang bekerja mengurangi produksi asam lambung. Akibatnya daya mencerna makanan, terutama Protein, makin terganggu, pembusukan protein oleh bakteri meningkat, gas dan toksin di dalam usus meningkat dan keseimbangan kuman/flora usus normal di usus menjadi terganggu, lalu mulailah terjadi proses lainnya yang mengganggu keseluruhan kesehatan. 

Kesimpulan: Bila kita tidak memperbaiki Cara kita Makan, obat semahal apapun tidak akan menyembuhkan gangguan lambung anda.

Cobalah perbaiki cara makan demikian ini:

– Kunyah baik-baik makanan sampai kerongkongan cukup nyaman menelannya. Ada pakar yang mengingatkan banyaknya mengunyah dengan banyaknya gigi manusia, 32.

– Buat suasana makan nyaman sehingga kita tidak terburu-buru, tidak tegang, tidak terdistraksi keseimbangan sistem saraf simpatis-parasimpatis.

– Makan dalam jumlah porsi secukupnya, sesuai dengan kebutuhan aktivitas kita. Jangan makan sampai merasa kekenyangan.

– Jangan minum air dalam jumlah banyak pada saat makan. minum cukup untuk membersihkan sisa makanan di mulut dan tenggorokan. Minum air setelah 3-4 jam setelah makan.

– Jangan menambah gas di Lambung karena makan sambil mengobrol, merokok sesudah makan, konsumsi makanan/ minuman/obat yang menghasilkan gas di Lambung.

– Jangan mudah menelan obat-obat anti nyeri, khususnya golongan NSAID yang bisa menipiskan lapisan pelindung Lambung sehingga Lambung mudah terganggu asam lambung yang ada.

– Perhatikan campuran makanan: Buah-buahan lebih cepat dicerna, sebaiknya makan buah sebelum makan, bukan sesudah makan. Karbohidrat dan Protein membutuhkan pH Lambung yang berbeda untuk dicerna. Sebaiknya jangan makan keduanya dalam porsi sama beratnya. Pagi/Siang hari kita lebih butuh Karbohidrat untuk beraktivitas. Malam  hari kita lebih butuh Protein untuk mereparasi sel-sel yang rusak. Dengan memperhatikan hal ini, kita makan dengan lebih sadar dan bertujuan.