
Gambar di atas ini mungkin yang sering anda lihat kalau membahas tentang Kolesterol yang dapat membuat pembuluh darah tertutup Plaque (Plak). Jarang ada yang membahas MANFAAT KOLESTEROL bagi tubuh.
Kolesterol juga diproduksi oleh badan sendiri terutama untuk bahan baku membuat Hormon seperti Testosteron, Estrogen dan Progesteron, juga hormon Kortikosteroid seperti Kortisol dan Aldosteron.
Kolesterol juga merupakan bagian dari proses pembuatan vitamin D di kulit sewaktu kita berjemur matahari. Ia juga merupakan bagian pembetukan asam Empedu yang bermanfaat membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak di dalam usus.
Kolesterol membantu menjaga kekuatan dan fleksibilitas membran sel supaya fungsi sel-sel berjalan optimal. Termasuk di sini membran sel saraf/neuron sehingga transimisi sinyal bisa berjalan dengan optimal. Kolesterol membantu pembentukan dan pemeliharaan Myelin, yaitu lapisan lemak yang melapisi Akson neuron, yang berperan sebagai isolator sehingga dapat mempercepat penghantaran impuls listrik. Bila myelin ini rusak, aliran listrik sistem saraf akan terganggu. Bukan hanya pada myelin sepanjang ‘kabel listrik’ persarafan, Kolesterol juga berperan pada Sinaptogenesis, yaitu pembentukan koneksi antar Neuron yang merupakan penghubung antara satu neuron dengan neuron lainnya. Dengan kecukupan kolesterol di dalam tubuh, proses signaling seluler dapat bekerja dengan optimal.
Kolesterol juga membantu melindungi sel saraf dari kerusakan akibat Stres Oksidatif akibat proses metabolisme yang mengeluarkan radikal bebas, ataupun stres mental yang berkepanjangan.
Kolesterol baru dikhawatirkan menjadi masalah bila nilai kolesterol total terlalu tinggi, khususnya bila LDL melebihi 190 mg/dL, apalagi bila disertai kondisi Gula darah tinggi dan hipertensi.
Manajemen Kolesterol tidak bisa lepas dari Gaya Hidup Sehat. Jangan langsung melibatkan obat-obat farmasi penurun kolesterol karena efek samping obat Statin, misalnya, dapat membuat CoQ10 yang berperan melindungi Jantung ikut berkurang, serta jangka panjang dapat berpengaruh pada penurunan fungsi Otak juga.
Probiotik ternyata mempunyai peranan penting pada metabolisme Kolesterol di usus, sehingga patut dipertimbangkan menambahkan Probiotik pada kondisi yang menunjukkan adanya masalah di pencernaan, berupa gangguan Lambung dan Usus.

Dengan memastikan kecukupan Probiotik, bukan hanya membantu metabolisme Kolesterol, namun juga memperbaiki saluran cerna dari peluang kebocoran dinding usus yang menyebabkan leaky gut syndrome, yang disoroti berperanan pada penyakit Autoimun.
Mulailah memiliki Mindset Pengobatan PENCEGAHAN, bukan Pengobatan setelah muncul penyakit dengan segala komplikasinya.
